Kamis, 08 Juni 2017

Do Good and Good will come to You




Hi.. saya merasa senang sekali karena kali ini mendapatkan kesempatan untuk bergabung menjadi seorang narasumber dalam sebuah program peningkatan kompetensi guru skala nasional. Insya allah akan menjadi kepanjangan tangan pemerintah dalam membantu rekan –rekan satu profesi. Perekrutan narasumber ini di dasari oleh skor yang di dapat ketika mengikuti ujian kompetensi serta dilihat track record dari karya yang telah dibuat. Alhamdulillah skor kompetensi saya ketika ujian cukup baik, saya merasa ujian saat saat itu mudah karena materinya telah saya pelajari dibangku perkuliahan dan tentunya atas izin yang maha kuasa. There is a thin line between confidence and arrogance. But a trained mind will know the differences yaa… saya hanya menceritakan apa yang saya anggap menjadi value positif and see how many peoples will be inspired by me. Selain itu, penilaian mentor juga sangat berpengaruh. Saya ingin berterima kasih pula kepada Bang ole yang merupakan alumnus UNJ yang telah memberikan jalan kepada saya. Beliau adalah mentor saya tahun lalu dalam program ini.
Awal bergabung dalam tim ini saya merasa super duper deg degan karena tidak tahu pemetaan kompetensi apa yang harus saya tonjolkan dalam tim ini. Saya bergabung dalam sebuah tim yang sangat luar biasa. Tim narasumber ini terdiri dari para doktor, ahli kurikulum, penulis buku, manager klub sepak bola ternama di Indonesia dan widya iswara. Tapi  lagi lagi minder is not my middle name.. hehehe… setelah mengikuti kegiatan ini, saya baru menyadari bahwa saya harus berperan lebih dominan dalam ranah ke-penjas-an.  Saya senang sekali karena seluruh tim mendukung saya dengan sangat baik. ada hal lain yang lebih penting sebetulnya dari sekedar sebuah kompetensi. Jangan bicara kompetensi karena orang-orang disekitar saya pastilah para berlian. Selama kami berkumpul 1 minggu, saya lebih banyak mengamati karakter-karakter positive dari teman teman yang mampu membawa mereka menjadi seseorang yang luar biasa saat ini.. OK.. pertama saya akan mengenalkan salah satu teman saya yang bernama Bpk. Leli Rahman.. hal paling menonjol dari sosok beliau adalah selalu semangat, mau menerima saran, mudah kerja sama dan TIDAK MINDERAN. Jujur karakter yang terakhir itu yang saya suka. Tidak minder… selanjutnya adalah Bang Ole.. Oh my gosh.. he is such a humble person. He sees friends everywhere dan orang yang secara psikologis selalu memotivasi saya. Pak Arif, beliau menempuh pendidikan yang sama dengan saya di Pasca Sarjana UPI, yang saya amati dari beliau adalah ide nya yang diluar cara berfikir “orang normal”.. next, ada abang ganteng Pak agus , beliau adalah tim manager salah satu klub sepakbola besar di Indonesia,,, selama satu minggu saya menghabiskan 4 hari bekerja satu tim dengan beliau.. saya mengacungi jempol untuk kemampuan dia dalam menemukan masalah.. cepat sekaliiii.. selain itu beliau terbuka dalam menerima saran dari orang lain dan yang pasti soleh.. nah kalau Dr. gito adalah orang yang ahli dalam kepenjasannya,, beliau lucu,,, ah kalau cerdas ya sudah pasti ya.. lucu pokoknya.. well,, pa gito saya masih terbayang gerakan senam bapak di depan kelas. Qiqiqi… dalam tim ini saya minoritas… dominan para narasumber laki-laki,, akan tetapi saya merasa mudah bekerja dalam lingkungan dominan laki-laki.
Well,,, as beginner.. saya tau bahwa yang harus saya pelajari lebih bukan lagi pada konteks keilmuan akan tetapi memahami karakter-karakter yang mampu membawa kesuksesan pada diri seseorang. Saya meyakini bahwa dunia perkuliahan itu adalah masa mengasyikan dimana saya harus mempertajam keilmuan, akan tetapi di dunia bekerja, ilmu saja tidak cukup ada x factor lain yang harus saya kembangkan pula, yaitu karakter kekhasan yg muncul secara alami dalam diri saya.  Saya merasa sangat di cintai Tuhan yang maha kuasa karena Tuhan selalu menghadirkan banyak orang dalam hidup saya , orang-orang yang selalu mensupport saya dan memposisikan diri saya sebagai “seorang adik yang selalu diperhatikan” .. I love to be loved!

Lagi lagi… dalam hidup saya berprinsip hanya akan menghitung anugerah Tuhan saja… dan hal yang tidak menyenangkan semuanya akan saya kembalikan kepada yang maha kuasa.. and “here, I am BOOM!” … Tuhan selalu menolong saya.. Alhamdulillahirobbilalamin… saya selalu mendapat support di lingkungan kampus, support dari pimpinan di lingkungan kantor, support dari sahabat sahabat ,dan tentunya support dari orang tua. 

Terakhir… hidup ini jangan dianggap sebuah “kompetisi”… tapi “kerjasama”
Akan sangat melelahkan ketika kamu mengganggap orang lain adalah pesaing kamu.. atau kamu tidak ikhlas ketika ada orang lain lebih baik dari kamu, lalu kamu mengungkapkan sisi lemah dari pesaing kamu. Selain tidak etis, hal lain yang akan terjadi adalah kamu akan terlihat semakin lemaah. Salah satu ciri-ciri orang yang benar-benar sukses adalah mampu membuat orang lain juga sukses.. semakin banyak orang sukses saya meyakini peradaban manusia semakin baik. Jadi sikap tidak menyenangi kemampuan orang lain adalah salah satu sikap yang akan menenggelamkan potensi kamu.

*Ramadhan 2017
Tim Narasumber Nasional Program Keprofesian Berkelanjutan

Kamis, 22 Desember 2016

WINTER IN KOREA



Hi.... lumayan lama ya aku ga nulis, kali ini aku akan bercerita tentang perjalananku ke korea selatan. 
OK,,,, Cerita dimulai dari alasan kenapa milih negara ini sebagai tujuan kunjungan.. ada dua alasan nih. Alasan pertama karena aku suka banget sama film LSIK (Love Sparks in Korea)  yang diperanin BCL. Film ini diangkat dari bukunya Asma Nadia, bukunya bagus, dan gaya penulisannnya gaya anak muda banget. Imajinasi dari membaca buku itu terbayar dalam film LSIK, jadi seru aja. Sering ya kita baca bukunya seru eh pas lihat filmya ga se "wah" imajinasi kita ketika baca buku. Untuk kali ini,, rasanya film dan buku selaras dan pas segalanya. Ditambah lagi cerita Rania di film ini hampir sama denganku waktu kecil pas di bagian rania mengalami kecelakaan dan mengalami gangguan dibagian otak, begitupun denganku yang sempat mengalami kecelakaan dan gangguang di bagian kepala ketika usia 7. Walaupun alhamdulilah kecelakaanku tak separah Rania. Akan tetapi cerita kami hampir sama bahwa proteksi ibu kami setelah kejadian itu terkesan berlebihan… lalu kesimpulannya? yah  Intinya suka saja dengan film ini.
Alasan kedua,,, aku suka banget sama song joong ki... wkwkwk.. jadi dulunya joong ki ini adalah atlet ice skating, termasuk mahasiswa jurusan bisnis yang cerdas juga dan sekarang terjun di dunia acting. Aaaah alasannya panjang amat. Ya intinya CAKEP!. FYI.. di film DOTS aku nonton 4 kali khatam.. (kurang kerjaan). buat yang belum tau bebeb joong ki... ini dia,,,,,



PERSIAPAN
Buat yang suka baca tulisanku sebelumnya,,pasti tau dong hal sulit pertama yang aku temui adalah ijin ortu. Sebelum minta ijin ke ortu aku curhat dulu sama adik yang pertama. Kenapa curhat kedia, karena dia juga mau pergi2an dan ijinnya gampang banget. Pas ditanya cara ijinnya gimana... eh lebay juga caranya... so, adeku bawa-bawa urusan kuliah buat kunjungannya itu, dia bilang sebagai mahasiswi arsitektur penting banget buat dia pergi2an dan ngegambar di tempat-tempat yang bikin ide gambar ngalir deres. Hmmm wise to try. Akhirnya dengan agak ngarang aku pun ngikutin cara sang kodok,eh sang adik. 

“mah.. teteh ijin ke korea mau belajar budayanya sama belajar masak korean cuisine”

Jawaban mamah “OK”

Demi apa yah detik itu juga aku guling-guling kesenengan dapet ijin segampang itu.
Setelah dapet ijin dari mamah... aku juga ijin sama Bos besar 

“teteh ijin mau ke korea selatan seminggu yah”
Trus jawaban bos besar “ itu di korea selatan ada demo gede2an, kan presidennya korupsi, udah nanti aja ga aman”
Trus aku jawab “eh itu mah korea sebelah sananya, bukan korea yang mau aku datengin”
Bos bessar “ oh yaudah sok”
Dede aku “ lah teh,,, IQ  jongkok amat sih.. itu yang demo di seoul tempat yang mau didatengin”
Trus aku dengan plenga plengo “ iyah gitu de? Tth jarang nonton TV”
Dede aku “ ih ampun deh, nonton tuh berita coba jangan drama korea mulu”
Aku “egp... xixixi

Setelah mendapat izin, aku mengurus segala keperluan. Mulai dari menyiapkan berkas untuk membuat visa, mengurusi penginapan, penerbangan dll.
Singkat cerita semuanya udah beres dan tinggal berangkat. 

Hari H
Penerbanganku menggunakan maskapai asiana airlines dan akan take off pukul 23.55. nah rasanya males banget packing. Menurut aku packing itu proses yang diskriminasi banget. Proses memilah-milah pakaian dan barang lainnya yang dianggap bagus dan enggak. (apaan sih hil xixixixi). Aku berangkat dari rumah setelah  magrib dan tumben ortu santai ga khawatir apa-apa. Setelah menempuh perjalanan lebih kurang 3,5 jam akhirnya sampai di bandara soeta dan gak lupa solat isya dulu di bandara lalu makan malam.
Selanjutnya, setelah selesai melakukan check in aku menuju immigrasi. Karena antrian di imigrasi panjang banget, akhirnya aku memutuskan untuk menggunakan auto gate. Ga perlu antri dan cepet banget prosesnya. Selama menunggu take off yang  aku fikirkan adalah tumben ortu nyantei  banget ya tadi aku pergi. Ada perasaan gak enak juga sih gak di posesifin kaya biasanya. Disini ada satu pelajaran yang aku pahami. “ terkadang, hal hal yang kita anggap menjengkelkan dari orang tua malah terasa dirindukan ketika kebiasaan itu hilang, jadi harus bersyukur kalo di atur-atur terus sama ortu”.

Di dalam pesawat, lucky bgt karena dapat window seat. Disebelah seatku duduk seorang korean. Dalam posisi berdiri gue bilang “excuse me ms, that’s my seat” trus si kaka korean ini ga sedikitpun lihat ke aku, mungkin suara aku ga kedengeran. Aku ulangi sambil pegang bahunya “ anyyong eeoni, excuse me that’s my seat”. Setelah aku bicara begitu akhirnya dia mempersilahkan aku duduk. Setelah duduk, tiba-tiba aku denger dia ngomong sesuatu ke korean juga yang duduk dibelakangku, enggak paham apa yang diomongin tapi tiba-tiba orang yang dibelakang berenti ngomong dan sepi hening.. asumsi aku sih dia kaya negur supaya ga berisik. Hmmm dari situ aku agak takut juga buat ajak ngobrol. soalnya orangnya diem banget. Aku lebih milih tidur aja deh ngobrolnya nanti aja

Ketika aku tidur kayaknya  selimut melorot ke bawah dan si kaka korea tadi dengan peduli banget nyelimutin aku. Hmm tau kan se enak-enaknya tidur di pesawat gakan bisa pules. Jadi aku juga ngeh dia benerin selimutku. Nah langsung aja aku bilang makasih dalam bahasa korea. Lalu dia jawab dalam bahasa korea. Daaan ketulalitan pun terjadi,,, gada satupun kata yang aku pahami.. hehe.. “eeoni,, i cant speak korean. Speak english then”

Setelah itu akhirnya kita ngobrol juga.. dia korean namanya Ara dan menikah dengan orang cibinong. Dia bisnis di jakarta, bisnisnya adalah pakaian khas korea gitu. Nah dia pulang ke korea selama 2 minggu untuk ketemu ortunya dan urus bisnisnya juga. Aku ngobrol banyak deh sampe ga kerasa dah sampe ke korea lagi. Sebenernya dia ngajak strolling around kota seoul. Tapi aku agak insecure kalo diajak muter-muter sama orang asing hehe.. jadi aku tolak baik baik. 



                                                                   fly with OZ


TIBA DI INCHEON
Anyyeonghaseyo....good morning Seoul..!
Pukul 9 waktu korea aku sampe di Incheon. Disana sudah ada Ken local guide yang jemput aku. Setiba disana ken minta aku pake baju hangat... aku turutin aja. Tapi lama-lama “ ken gerah ah, buka aja nih coatnya” FYI ken bisa bahasa indonesia. Trus ken jawab “ jangan jangan... sini deh cepetan” trus ken narik aku  keluar buat naik mobil dan brrrrrr dingiiiin banget... “ oh my gosh ken! My hands are going freezing” dan si ken cekikikan lihat aku kedinginan. “ -6 derajat nona” ken ngasih tau aku.
“ hmmm pantes ken.. dingin banget ini. But preety cool budy...” 

Di mobil udah ada noah photographer dan supir yang sampe skrg aku susah banget nyebut namanya. Tujuan pertama adalah MAKAAAAN. Duh aku seneng deh kalo denger kata makan wkwkwkw... aku makan korean ginseng chicken soup yang maha besar porsinya sama mereka. Apaaaan bilang “maha besar porsinya “ akhirnya mah abis juga.. sungguh perut karet. Makanan ini berisi ayam satu ekor, dalam perut ayamnya diisi nasi, ginseng, dan rempah. Kita dikasih mie juga kalo mau direbus sekalian sama chicken soup-nya. Sebelum makan biasanya kita bersulang soju, tapi aku ga minum. Aku langsung makan saja,setelah kenyang.. kami menuju petite france.


smooth landing 


korean ginseng chicken soup


PETITE FRANCE
Tempat ini adalah sebuah taman tematik bernuansa paris. Terdapat galeri, miniature eifel dan taman dengan kelap-kelip lampu. Disudut taman juga terdapat sebuah pertunjukan kecil oleh para pelaku seni disana. Pertunjukan tersebut seperti memainkan boneka. Tidak jauh beda seperti wayang di Indonesia, akan tetapi disana menggunakan boneka-boneka yang sudah popular. Cara terbaik menikmati tempat ini adalah dengan duduk tenang, mematikan hp, dan rasakan dingiinya udara serta hangatnya tepukan penonton yang sedang menikmati pertunjukan lokal tadi. Kamu bisa berimajinasi sebentar dengan menutup mata ditempat ini. Berimajinasi jika kelak kau menulis kau akan dengan mudah merapikan ceritamu ditempat ini. 


pertunjukan seniman lokal
 petite france
NAMI ISLAND
Setelah menikmati keseruan di petite france, aku menuju tempat wisata lain yang bernama nami island. Sebuah pulau yang terkenal dengan drama korea winter sonata. Yang khas dari lokasi ini adalah pohon pohon yang menjulang tinggi. Waktu yang diperlukan menuju tempat tersebut dari petite france adalah 3 jam. Selama dalam perjalanan, saya membuka seluruh social media saya, barangkali mamah menanyakan apakah saya sudah sampai atau belum. Menyedihkan karena tidak ada satupun kabar dari mamah. Aku pun mengirim pesan lewat adik dan menurut adik mamah menanyakan aku tapi gamau nanya langsung khawatir kalo aku masih merasa di mata-mata in. Ya Alhamdulillah… ternyata memang mamah sedikit-sedikit mau belajar membiarkan her butterfly to fly out. Setelah menempuh perjalanan 3 jam. Kami (aku, noah, Ken dan driver) sampai di nami… tau ga sih… selama disana hal yang sering aku tanyakan ke Ken adalah… “Keeeen… toilet dimana?” entahlah… kantung kemih ini mudah sekali terisi… secara teori ini adalah proses eksresi yang merupakan proses pembuangan hasil metabolism yang sudah tidak dibutuhkan tubuh. Biasanya proses ini lebih sering melalui keringat, akan tetapi karena berada ditempat dingin, proses ekskresi berpindah melalui urine. (Edukasi sedikit yaaaa hehehehe). 

Untuk menuju nami island aku harus menggunakan sebuah kapal untuk menyebrang sebuah perairan (aku gatau namanya). Hanya sebentar saja aku sudah menginjakan kaki di nami island. Ken mengajak ku berkeliling Nami island, Noah pun sambil menemani jeprat-jepret sana sini. Termasuk memotret diriku. Menjelang sore udaranya semakin dingin dan menusuk tulang. Aku mampir sebentar kedalam mini market untuk membeli susu pisang. Tidak lupa didepan mini market tersebut terdapat penjual pancake, saya pun membelinya dan memakannya diatas sebuah meja kayu. Dekat dengan meja kayu terdapat sebuah perapian, tempat dimana banyak orang berkerumun mencari kehangatan ditengah2 udara dingin yang menusuk. Sambil berdiam diri aku meminta kepada Tuhan “ Tuhan, aku mau kesini lagi bersama dia ya tuhan”. Perlu kamu tahu… tempat  ini romantis maksimal… ! tempatnya indah, bersih udaranya, hanya ada atmosfer “Happines and love” di tempat ini.
“Ken,,, noah,,, dah gelap nih… pulang yuk!”
Aku mengajak mereka untuk keluar tempat ini.. kami menuju jalan menuju pintu keluar, kali ini aku benar-benar merapatkan coat dan memasang ear muff.. si ken lagi-lagi senyum senyum… “dingin enggak hilda?” Tanya dia.
“enggak ken biasa aja “ (gengsi banget jawab dingin)

Dalam perjalanan menuju pintu keluar terdapat sebuah terowongan pendek yang dihiasi kertas-kerta berwarna kuning. Aku lihat disitu banyak tulisan sepasang kekasih yang meminta hubungan mereka awet dan bahagia. Aku hanya melewati saja tempat itu tanpa tertarik untuk menulis satu katapun.
Sebelum kami menuju condo tempat aku bermalam, ken mengajaku untuk makan malam. Menu makan malamnya adalah ayam panggang, kimchi, kue beras, sup rumput laut dan makanan lain. Setelah selesai santapan makan malam kami menuju seorak. Besok kami berencana mengunjungi seorak sehingga kami bermalam di condo dekat dengan lokasi wisata selanjutnya. 



kapal yang digunakan untuk menyebrang ke pulau nami

 pepohonan di nami island


susu pisang dan pancake 
salah satu jepretan Noah 


MT. Seorak
Pagi-pagi sekali setelah sarapan, saya menginjakan kaki di tempat ini.. saya berkeliling tamannya terlebih dahulu.. hmmm korea steals my heart… enak banget tempatnya… terdapat banyak pohon rindang, dikelilingi pegunungan, terdapat patung-patung seperti bronze budha. Selain itu, terdapat pula banyak mini market,  toko-toko souvenir dengan bangunan ber-asitektur-kan khas korea dan hyangwonjeong pavilion.  Ken membiarkan aku sendiri untuk berkeliling selama 20 menit disana, setelah 20 menit dia menjemputku untuk naik cable car menuju puncak mountain seorak. Aku melihat pemandangan yang indah sekali dari dalam cable car. Kalau kamu pernah ke Malaysia dan mengunjungi genting high way. Hampir sama seperti itu, akan tetapi ini lebih tinggi dan pemandangan yang akan kamu lihat sangat breathtaking.. hamparan salju menyelimuti puncak pegunungan. Setelah keluar cable car, saya perlu menaiki banyak anak tangga untuk menuju puncak gunung seorak. Kalo kamu sedang tidak fit, kamu akan kesulitan untuk mencapai puncak. Dalam perjalanan menuju puncak, saya sempat melakukan foto shoot untuk endorsement. Kebetulan saya diminta melakukan dua endorse untuk dua produk kerudung yang berbeda. Yang pertama adalah produk adilakuni, dan kedua adalah s.r.a project. Di follow yahhh… ownernya adalah sahabat dan adik iparku (iklan sebentar) hehhe…
Belum sampai puncak, saya bertemu dengan oppa berseragam militer. Yah anggap saja song joong ki ala-ala yah.. hehe… cakeep! aku pun menghampirinya dan meminta berfoto bersama.. saat berfoto pose tanganku adalah menunjukan dua  jari yang artinya adalah “peace” tapi oppa memberitahu agar tangannya membentuk “love”.. ih lucu deh ni oppa.. 

Aku kembali menaiki tangga kayu, dan akhirnya yeay! Sampai puncak.. tempat yang aku datengin tadi adalah tempat dimana Rania dalam film LSIK bertemu kembali dengan Lee hyen geun dan menyatakan cinta. Aku tidak menyatakan cinta kepada siapapun disana kok,,hehe… disana aku melihat banyak sekali salju dan pinus, terdapat juga bebatuan yang indah. Noah memotretku  berkali-kali disana.. setelah dijepret-jepret oleh noah,, aku pun meminta noah berfoto denganku… noah itu tidak bisa berbahasa inggris dan berbahasa indo, dan aku tidak bisa berbahasa korea. Jadi bisa bayangkan jenis interaksi yang kami lakukan.. ? hihihi… 
Ada satu hal yang lucu… disaat aku meminta noah berfoto dengan ugly face.. eh si noah malah kibas-kibas rambutnya.. "no noah.. ugly face..!" dan noah tetep ga paham… dan tebak hasil foto kita gimana ? aku menghayati banget pose ugly face.. eh si noah malah cakep aja dengan gaya gibasin rambut. 

Setelah puas berada di atas MT seorak.. kami turun dari gunung dan menuju everland park. Sebelum ke everland kami makan bersama dulu.. ooh iya tidak lupa aku kenalkan.. disana saya bertemu adik kartika, mama Helen, oma indah dan mereka pun sama. Traveling sendiri! 

suasana pagi hari di depan condo



 posing di depan bronze budha
 pemandangan dari atas cable car
salah satu foto di mt seorak
jepretannya Noah (lokasi  lee hyun geun ketemu Rania)


                                  
perkenalkan ini noah
pose gagal kompak ah


 EVERLAND PARK
Everland park adalah sebuah wahana bermain, banyak sekali wahana bermain bagi anak-anak. Segmentasi pengunjungnya sebenarnya untuk keluarga.. disana aku berkeliling sebentar, foto-foto juga bersama adik kartika, mami Helen dan oma indah.. karena kedinginan, berkali-kali juga membeli coklat hangat untuk sedikit menaikan suhu tubuh. Sebelum ken menjemput, saya menghabiskan waktu berbelanja kosmetik di Etude dan memberi beberapa souvenir. Ada yang lucu ketika saya membeli salah satu sarung tangan didalam toko penjualan souvenir.. karena saya lupa menggunakan sarung tangan dan tertinggal di mobil, saya memutuskan membeli sarung tangan baru. Sarung tangannya lucu dan berwarna pink. Selain hijau, pink adalah wana kesukaanku. Sarung tangan bagian kanan dan kiri dihubungkan oleh sebuah tali panjang. Karena lucu dan unik, lalu saya berfikir mungkin tali ini berfungsi agar sarung tangan ini tidak jatuh setiap kali kita membuka sarung tangan.. yasudah aku beli saja. Setelah selesai berbelanja akhirnya ken menjemput saya.. lalu saya cerita kepada ken.. 

“Ken,,tadi aku beli sarung tangan, lucu kok ada talinya sih?”
Lantas aku pun memakai sarung tangan tersebut…
“ken lucu ya?”
Lalu si ken ngetawain lagi “ bukan bukan begitu, cara pakainya begini “
Ken membuka sarung tangan dibagian tangan kananku, dan ken memakaikan sarung tersebut ditangan kanan dia. Jadi posisi kami bersebelahan,, ken menarik tanganku masuk ke saku coatnya dan ken memasukan tangan kirinya ke coat aku.. lalu si ken bilang “ ayo kita jalan” ..” wohoooo  jadi ken ini sarung tangan couple ya?”
Si ken pun menjawab “ iya hilda”.
“OMG ken.. !”
Ken bilang “ your boy friend should be here hilda”
Aku :” hahahhaha… I hope so Ken… omg I can’t stop laughing for my stupidity ken”
Setelah selesai mengunjungi everland.. aku menuju lotte untuk berbelanja lagi.. selama di lotte aku bertemu dengan bebebku alias song joong ki tapi dalam bentuk poster, iklan dan foto-foto tempelan hahha…
“Ken…! Come here! You wanna know my boy ?”
“mana, dia disini ?”
Trus aku nunjuk salah satu poster song joong ki “ ini dia!”
Dan si ken dengan tampang kezelnya bilang “ ah cakepan aku!”
Trus aku jawab “ iya deeeh,,, daripada aku ditinggal sendirian di seoul sama kamu ken ! hahha ”
Aku makan, shopping dan berburu kosmetik lagi sampai jam 9 malam disana… setelah larut malam ken mengantarkanku ke hotel di daerah seoul. Ken hanya mengantar sampai hotel.. setelah itu dia pulang kerumahnya dan akan menjempuku kembali ke hotel pada keesokan harinya..
Setelah sampai di hotel aku tidak lupa melaksanakan ibadah terlebih dahulu dan setelah selesai mencoba mencari chanel Korean drama di televisi… taraaaa dan akhirnya nemu chanel drama korea yang dibintangi song joong ki… aku gatau apa yang dibicarakan bebeb di TV.. gak ngerti… cukup lihatin wajahnya saja yang super unyu ahhaaha..ketika segmen film tidak ada wajah song joong ki aku pun bergegas mandi cepat dan kembali nonton drama itu sampai ketiduran…
Keesokan harinya aku bangun pukul 05.00 waktu korea.. di Indonesia sekitar pukul 03.00 dini hari..  aku bergegas mandi, dan solat, setelah itu sebelum ken jemput, aku bergegas keluar hotel untuk memotret kondisi pagi disana.. ketika keluar… hadeeeeuh ini sih masih gelap… trus aku pun berkeliling mencari seven eleven untuk membeli soju… soju ini bukan untuk aku minum.. ini adalah titipan tante ku yang beragama non muslim.. kata tanteku kalau masak dicampur soju itu enak banget.. setelah membeli soju aku kembali ke hotel dan sarapan pagi…

sarung tangan yang aku maksud
 bebeb joong ki

oma indah, mami helen, aku dan adik tika

SHOPPING
Hari ini agendanya adalah belanja… mulai dari ginseng, red pine, kosmetik, batu-batuan.. bagian ini tidak akan aku ceritakan ya… karena ya begitu2 saja hehe…

Yang lebih menarik yang akan aku ceritakan adalah bagian ketika aku menyusuri jalanan myengdong street.. Ken memberikan waktu 3 jam untuk bebas berkeliling. Sepanjang jalanan banyak sekali yang menjual  makanan khas korea. Aku mencoba membeli gurita bakar, mie-mie, ayam dan buah strawberry yang ukurannya besar dibanding strawberry yang aku sering konsumsi di Indonesia. Dan yang bikin betah beli buah itu apa? Penjualnnya cakep dan rapi banget pakaiannya… ini seriusan gitu dia penjual buah? Cakep amat sih ? hihihihihi … ajak ngobrol sebentar dan diakhiri dengan minta foto… hahahah.. di myengdong juga aku sempat berbelanja tas Tinnie Winnie.. tas ini hanya dijual di china dan korea. Jadi musti banget deh dibeli… setelah itu aku juga beli sticker dan postcard bergambar foto song joong ki…aku juga inget salah satu temen PLPG yang sama-sama suka song joong ki.. musti banget deh aku beliin juga buat dia…
Tempat ini semakin malam semakin ramai… tapi aturan gabisa pulang terlalu larut tetep terasa. Akhirnya aku pulang ke hotel…

Untuk kegiatan selanjutnya sampai aku pulang tidak akan aku ceritakan yaa… karena menurutku ceritaku sudah terlalu panjang… oh iya aku sempat belajar membuat kimchi di Kimchi School ! skrg bisa deh aku bikinin kimchi ! nah skr ayo lompat ke perjalanan pulang ! 
belajar membuat Kimchi
tidak sadar berfoto di depan lokasi pendemo hehe



PULANG
Sebelum pulang.. aku menuju namsang tower terlebih dahulu… kata si Ken sih dia semaleman berdoa supaya turun salju.. dan tahu ga? Tuhan baik banget.. salju turun deres banget.. thanx Ken sudah berdoa!


di namsang tower

Selesai dari namsang aku menuju Incheon untuk kembali ke Jakarta..
Ketika check in.. aku melihat ada teman indonesiaku yang bawaannya berat banget… dan aku sempet ngobrol dengan dia jadi kenapa enggak menawarkan kebaikan..
“ ko,, bagasiku masih sisa banyak.. barangnya di titip saja disaya.. insya allah aman nanti aku berikan lagi, kasian takut over weight”
Tapi sayangnya dia mengacuhkan tawaranku… sempat sebal sih tapi aku kembalikan itu pilihan dia… sebelum masuk imigrasi aku diberikan hasil jepretan Noah.. sumpah keren noah,,,makasih ya! Dan aku pun berpamitan dengan ken dan noah… senang sekali ditemani mereka selama perjalanan di korea..  saya melanjutkan ke imigrasi… setelah selesai urusan diimigrasi aku menuju refund tax claim.. jadi barang yang aku beli.. tax nya dikembalikan.. 

Lihat waktu ditangan sudah mepet sekali dengan waktu take off saya pun berjalan cepat menuju tempat refund. Alhamdulillah kosong! Prosesnya cepat dan saya kembali mengantongi beberapa lembar won ditangan..  
Setibanya diruang tunggu bandara..saya mendengar teman saya yang tadi sempat saya tawarkan bagasi kena charge bagasi seharga 160000 won.
Dalam hati “ Ya allah kasian sih dia, tapi yaudah lah dari awal toh saya ga ngebiarin dia jadi begini”
Saya juga  teringat oma indah yang penerbangannya sama dengan saya.. saya lihat lihat kok oma indah gada diruang tunggu yah… saya khawatir sama oma karena oma sendiri juga berangkat ke Korea.. aku coba telefon berkali-kali tapi oma ga jawab..  tepat ketika kami para penumpang sedang antri menuju pesawat oma indah datang.

“ oma… kok baru datang ? aku telfonin oma loh!khawatir oma telat”
Trus oma jawab “ oma abis belanja sayang disana”
“oh gitu, yaudah sini yu antri depan aku”
Oma malah jawab “ sayang, oma beli burger dulu yah!”
Trus aku jawab aja “ no no no oma.. kita makan di pesawat aja.. ini udah mepet oma.. “
Baiknya oma.. beliau nurut dan kita masuk pesawat sama-sama..

Kami duduk di seat yg berbeda… setelah penerbangan 8 jam dan turbulensi yang sedikit terasa di atas manila.. akhirnya kami sampai Jakarta..  sebelum menuju  rumah kami masing-masing.. kami sempat mengobrol kembali sembari menunggu supir kami menjemput.. supirku dan supir oma datang hampir bersamaan.. dan kamipun berpamitan dan berjanji bertemu lagi dilain waktu.
Terima kasih Tuhan, sudah memberikan kesempatan kepadaku untuk bertemu dengan oma indah, ken, noah, adik kartika dan mami Helen..
Semoga kawanku bertambah seiring bertambah pula perjalananku manapakan kaki di Bumi Mu. Amin 
oia ceritaku aku post juga di aplikasi steller. an Hildaaa.. follow yow !